Solopeduli News

Thursday, 11 January 2018 10:16

Solopeduli Kerja Sama dengan PG-PAI SD Karanganyar Salurkan Bantuan di Wonogiri

Written by 

WONOGIRI-Beberapa waktu yang lalu telah terjadi bencana banjir dan longsor di beberapa daerah di Indonesia, termasuk di pesisir selatan Pulau Jawa seperti Pacitan, Wonogiri ke barat,  hingga Gunung Kidul. Sudah dua bulan lebih bencana itu terjadi, tetapi masih menyisakan tangis kesedihan hingga kini. Masih banyak pengungsi yang tetap tinggal di pengungsian.

Pada Sabtu (6/1), Solopeduli bersama Persatuan Guru Pendidikan Agama Islam Sekolah Dasar (PG-PAI SD) Kabupaten Karanganyar mengadakan ekspedisi ke Desa Dlepih, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri untuk menyalurkan bantuan berupa 80 paket sembako dan 20 kardus pakaian layak pakai. Desa Dlepih adalah salah satu lokasi pengungsian para korban banjir dan longsor, tepatnya di balai desa. Di tempat tersebut masih ada warga yang tinggal karena rumahnya sudah hancur. Ada sekitar 15 Kepala Keluarga (KK) dari sekitar 300an KK yang sudah diperbolehkan kembali karena sudah aman. Para pengungsi yang kehilangan tempat tinggal, sementara masih tinggal di area tersebut. Sekadar informasi, pada tanggal 27 November 2017 lalu, banjir dan longsor menerpa beberapa wilayah di Kabupaten Wonogiri. Salah satu daerah yang parah sebab terdampak bencana adalah Kecamatan Tirtomoyo.

Perwakilan PG-PAI SD Kabupaten Karangnyar, Bapak Suranto, menyerahkan paket bantuan sembako kepada para warga. Hadir dalam kegiatan tersebut adalah Perwakilan Solopeduli yaitu Ibu Aminah yang merupakan Kepala Area Karanganyar. Selain itu juga ada Bapak Sutarno, Kepala Desa Dlepih. Para warga tampak sangat bahagia menerima paket bantuan yang berisi beras, teh, gula, dan minyak goreng. “Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan para warga yang mengungsi dan bisa sedikit meringkan beban saudara-saudara ini,” tutur Bu Aminah. [Mul/K-Jay]

Save

Solo peduli News