Solopeduli News

Monday, 27 November 2017 14:29

Solopeduli Salurkan Santunan kepada Lia, Siswa Dhuafa Piatu Asal Klaten

Written by 

KLATEN-Lia adalah anak pertama dari seorang  single parent  bernama Pak Tukijo. Sehari-hari, keluarga Pak Tukijo hidup dengan kondisi yang serba kekurangan. Pak Tukijo harus menghidupi kedua anaknya tanpa memiliki pekerjaan dan penghasilan sama sekali. Pak Tukijo harus menghidupi dan menyekolahkan Lia yang kini duduk di kelas X di salah satu SMK dan Aziz yang kini duduk di kelas 3 SD. Lia saat ini sedang butuh dana untuk biaya pendidikannya. Sebab kondisi tersebut, Lia mengajukan proposal bantuan ke Solopeduli atas inisiatif sendiri untuk pembayaran seragam sekolah yang jumlahnya sekitar satu juta rupiah.

Pak Tukijo sebagai tulang punggung keluarga sudah tidak mampu bekerja lagi. Hal itu disebabkan sekitar dua tahun lalu, Pak Tukijo divonis dokter menderita katarak akut yang membuat penglihatannya nyaris tidak berfungsi. Faktor penyakit katarak itulah yang menjelaskan kenapa Pak Tukijo yang secara fisik masih sehat tetapi sudah tidak mampu bekerja lagi. Penyakit mata ini sangat mengganggu, bahkan untuk aktivitas normal sebagai kepala keluarga. Istri Pak Tukijo telah meninggal dunia sekitar delapan tahun lalu ketika proses melahirkan anak kedua, Aziz. “Atas kehendak Allah, yang meninggal ketika itu hanya ibunya, dan anaknya masih hidup dan bertumbuh kembang dengan normal,” cerita Pak Tukijo dengan sesekali mata berkaca-kaca.

Solopeduli berkesempatan untuk silaturahim dan ikut membantu memberikan santunan pendidikan untuk Lia. Santunan disampaikan di sekolah Lia, SMK Negeri 1 Jatinom, pada Sabtu (18/11). Pada saat itu kebetulan Lia sedang ada acara MABIT (Malam Bina Iman dan Taqwa) di masjid sekolah. Dengan diantar Pak Tukijo, Ahmad Eko (Staf Pendayagunaan Solopeduli), menemui Lia di sekolah untuk menyerahkan uang santunan pendidikan. Semoga uang santunan pendidikan tersebut bisa sedikit meringankan beban keluarga Lia. [Ach/KJay].

Save

Solo peduli News