Solopeduli News

Monday, 27 November 2017 10:51

SMK Gratis Solopeduli Juarai Lomba Mading 3D ISI Surakarta

Written by 

SOLO-Mading 3D (tiga dimensi) yang berjudul “Di Balik Layar Kaca” karya tim dari SMK Gratis Solopeduli Surakarta berhasil menjadi Juara 1 pada  perlombaan mading 3D yang diadakan di Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta pada Rabu (15/11). Posisi Juara 2 diraih oleh tim dari SMA Al Islam Surakarta, dan Juara 3 ditempati SMK Marsudirini Surakarta. Lomba Mading 3D tersebut merupakan salah satu lomba yang digelar dalam ajang Pekan Intuisi 2017 yang diselenggarakan  oleh Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Intuisi ISI Surakarta. Kegiatan yang dilaksanakan mulai Selasa (14/11) dan berlangsung hingga Rabu (15/11) di Gedung Prabangkara, Kampus 2 ISI, Mojosongo tersebut  merangkum banyak kegiatan. Yakni lomba membaca berita, lomba mading 3D, lomba komik, diskusi LPM se-Surakarta, serta pameran karya 2D dan foto jurnalistik. Khusus lomba membaca berita dan lomba mading 3D diperuntukkan siswa SMA/SMK, sedangkan lomba komik untuk umum dan mahasiswa.

Kegiatan Pekan Intuisi 2017 mengambil tema “Pahlawan Jurnalistik”. Ketua panitia Pekan Intuisi 2017, Mega Rahayu, mengatakan bahwa tema Pahlawan Jurnalistik diangkat bermula dari keresahan dalam melihat fenomena media sosial yang telah membawa pengaruh besar terhadap dunia jurnalistik saat ini. Satu sisi, media sosial menjadi sarana menuangkan kebebasan dalam berpendapat, tetapi di sisi lain kurang menyuguhkan fakta yang akurat, bahkan kadang isi berita dengan argumentasi kurang mendasar sehingga menjadi berita hoax.

Sementara itu, tim SMK Gratis Solopeduli terdiri atas lima siswa yaitu Maujin, Bagas, Faqih, Luthfi, dan Masykur dari  dari kelas XA.  Menurut salah satu pendamping, Ustdzh. Sari, keikutsertaan tim SMK Gratis Solopeduli dalam lomba madding 3D adalah yang kali kedua. Sebelumnya,  mereka pernah mengikuti perlombaan mading 3D yang diadakan oleh Solopos. “Semangat dan motivasi mereka sangat tinggi. Pengalaman pada saat mengikuti lomba sebelumnya yang belum berkesempatan menjadi juara, mereka jadikan bekal evaluasi untuk menjadi lebih baik. Mereka pantang menyerah dan belajar dari kegagalan, dan Alhamdulillah di lomba kali ini mereka berhasil menjadi juara, “ tutur Ustadzah Sari. Masih menurut Ustdzh. Sari, tim mading 3D dari SMK Gratis Solopeduli ini mempersiapkan segala sesuatu untuk lomba mading ini dalam waktu sekitar satu minggu. Dengan waktu yang sejatinya mepet, tim ini bisa dikatakan bekerja keras dengan totalitas yang tinggi.  Banyak pihak yang secara langsung maupun tidak langsung turut berkontribusi juga.

Bagas, salah satu anggota tim, mengungkapkan rasa bahagianya saat mengetahui jika mading karya timnya dinyatakan sebagai juara pertama. “Senang sekali rasanya. Dari sini kami belajar bahwa untuk mendapatkan kesuksesan harus diraih dengan sungguh-sungguh dan bekerja keras”. Teman Bagas, Masykur, yang juga anggota tim, menambahkan jika tidak hanya pengalaman yang didapatkan, tetapi banyak pelajaran yang diperoleh selama mengikuti perlombaan mading ini.  “Kami harus lebih menghargai waktu, karena waktuitu sangat berharga. Terutama untuk mempersiapkan mading ini, kami benar-benar harus bisa memanfaatkan waktu hingga hasilnya bisa maksimal,” ungkap Masykur. [Kjay]

Save

Solo peduli News